biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pengobat rasa sedihku.
biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pelajaranku untuk mengenalmu dihari nanti.
maaf aku tak bisa memberimu apa-apa. jangankan untuk dirimu, niscaya bukan karena Tuhanku, aku telah lama meninggalkan diriku karena kesedihanku.
Minggu, 11 November 2018
Senin, 08 Oktober 2018
hai gais..
detik ini gw lagi denger lagu "selamat jalan kekasih, aku kehilanganmu untuk selamanya" yah, lagu ini cuma buat mancing emosional gw dan kayaknya gw mau mulai nulis.
saat ini gw lagi sedih, entah apa yang gw sedihin gw pun belum berani menyimpulkan, walaupun gw sering kali menyimpulkan apapun itu menurut fersi gw.
Sedih ya kalau kita berada di posisi seseorang yang kehilangan kekasihnya, maybe gw bisa bengong aja kali kerjanya.
saat itu gw juga pernah sih sakit hati, dan rasanya emang gak enak banget. rasanya lu punya sesuatu yang selama ini ada di dalam dada lu, dan suatu ketika benda itu jatuh dan keluar dari dada lu, sementara cuma sesuatu itu yang mengatur semua pergerakan yang ada di tubuh lu. dan itu rasanya kaya gemeteran saat lu laper. gak ada tenaga, gak ada arti, bego, bodoh, diem. kecuali ada yang ajak lu makan dan kecuali juga cuma lu yang inisiatif buat makan.
yah the love like hungry.
hungry dengan kehadiran dia, hungry tanpa senyuman dia, hungry gak denger suara dia, dan sedih kalo di ceritain mah. hahaha.
entah apa yah yang dirasain Sarah saat bang Doel terpaksa diminta cerai sama dia sendiri, dan itu mungkin rasanya kayak tulang ayam dipisahin dari dagingnya. Gak ada tumpuan buat berdiri. kayak lemes emang lemes, lunglai, mungkin seandainya kita bisa tanya saat dia di Belanda, kayaknya Sarah bakal bilang "kaki gw lemes dan gak sanggup berdiri Doel kalau kamu pergi" :D
so..
kita lanjutyah, udah bahas sedihnya.
saat itu gw masih SMA, hidup gw di Pesantren, ya! gw anak pondok pesantren, pas gw kelas 2 SMP di tahun 2002 gw suka banget sama film "Ada Apa Dengan Cinta 1" dan film itu berhasil buat gw ngayal sengayal ngayalnya. kayaknya mencinta dan dicinta itu indah, gak ada gak indahnya, marahan aja itu indah, uuwwhh.. #unchunch 😁.
gw ngayal gimana serunya jadi penulis, gimana serunya punya cerita, gimana serunya buat film dan jatuh cinta.
gw tinggal di Bekasi, tepatnya di Harapan Jaya sekitar situ. saat itu temen-temen gw dari pondok main ke rumah gw, sekitar 15 orang termasuk laki-laki dan perempuan, ya anak-anak pada masa itu hanya bermain seadanya, gak ada yang kita khayalin banyak, just main sepedah juga udah seneng, gw sih begitu, kalau yang lain gak tau.
saat itu yang gw inget, gw dan temen-temen makan Bakso di tempatnya, namanya "Bakso Untung" dan sekarang Bakso nya udah terkenal di sekitar sana dibeberapa kecamatan plus enak alhamdulillah. hehe..
dia gak tau kalau gw suka dia, saat itu gw punya sepedah,
detik ini gw lagi denger lagu "selamat jalan kekasih, aku kehilanganmu untuk selamanya" yah, lagu ini cuma buat mancing emosional gw dan kayaknya gw mau mulai nulis.
saat ini gw lagi sedih, entah apa yang gw sedihin gw pun belum berani menyimpulkan, walaupun gw sering kali menyimpulkan apapun itu menurut fersi gw.
Sedih ya kalau kita berada di posisi seseorang yang kehilangan kekasihnya, maybe gw bisa bengong aja kali kerjanya.
saat itu gw juga pernah sih sakit hati, dan rasanya emang gak enak banget. rasanya lu punya sesuatu yang selama ini ada di dalam dada lu, dan suatu ketika benda itu jatuh dan keluar dari dada lu, sementara cuma sesuatu itu yang mengatur semua pergerakan yang ada di tubuh lu. dan itu rasanya kaya gemeteran saat lu laper. gak ada tenaga, gak ada arti, bego, bodoh, diem. kecuali ada yang ajak lu makan dan kecuali juga cuma lu yang inisiatif buat makan.
yah the love like hungry.
hungry dengan kehadiran dia, hungry tanpa senyuman dia, hungry gak denger suara dia, dan sedih kalo di ceritain mah. hahaha.
entah apa yah yang dirasain Sarah saat bang Doel terpaksa diminta cerai sama dia sendiri, dan itu mungkin rasanya kayak tulang ayam dipisahin dari dagingnya. Gak ada tumpuan buat berdiri. kayak lemes emang lemes, lunglai, mungkin seandainya kita bisa tanya saat dia di Belanda, kayaknya Sarah bakal bilang "kaki gw lemes dan gak sanggup berdiri Doel kalau kamu pergi" :D
so..
kita lanjutyah, udah bahas sedihnya.
saat itu gw masih SMA, hidup gw di Pesantren, ya! gw anak pondok pesantren, pas gw kelas 2 SMP di tahun 2002 gw suka banget sama film "Ada Apa Dengan Cinta 1" dan film itu berhasil buat gw ngayal sengayal ngayalnya. kayaknya mencinta dan dicinta itu indah, gak ada gak indahnya, marahan aja itu indah, uuwwhh.. #unchunch 😁.
gw ngayal gimana serunya jadi penulis, gimana serunya punya cerita, gimana serunya buat film dan jatuh cinta.
gw tinggal di Bekasi, tepatnya di Harapan Jaya sekitar situ. saat itu temen-temen gw dari pondok main ke rumah gw, sekitar 15 orang termasuk laki-laki dan perempuan, ya anak-anak pada masa itu hanya bermain seadanya, gak ada yang kita khayalin banyak, just main sepedah juga udah seneng, gw sih begitu, kalau yang lain gak tau.
saat itu yang gw inget, gw dan temen-temen makan Bakso di tempatnya, namanya "Bakso Untung" dan sekarang Bakso nya udah terkenal di sekitar sana dibeberapa kecamatan plus enak alhamdulillah. hehe..
dia gak tau kalau gw suka dia, saat itu gw punya sepedah,
Sabtu, 17 Maret 2018
Blok, simpan
Blok,
Simpan
Blok,
Simpan
Blok,
Simpan
Ahh.. bodohnya aku karenanya.
Bodohnya karena kucinta.
Aku ingin menyalin puisiku untukmu cinta.
Mengapa aku blok lalu simpan, blok aku simpan.
Inginnya kublok lalu aku salin ditempat yang lebih indah.
Inginnya kublok lalu kau juga membacanya.
Ahh..
Detik detik karena cinta.
Doni.
Simpan
Blok,
Simpan
Blok,
Simpan
Ahh.. bodohnya aku karenanya.
Bodohnya karena kucinta.
Aku ingin menyalin puisiku untukmu cinta.
Mengapa aku blok lalu simpan, blok aku simpan.
Inginnya kublok lalu aku salin ditempat yang lebih indah.
Inginnya kublok lalu kau juga membacanya.
Ahh..
Detik detik karena cinta.
Doni.
Dawai dawai pesta
Malam menerbitkan sinarnya pada mata yang lelah,
Binar binar bintang mulai ada saat pesta berdansa.
Entah apa dan bagaimana.
Tak seirama dengan dawai dan nada.
Malam menunggu usang dan bertemu dengan cahaya.
Segelintir meta berjuang bersamanya
Malam pergi dan meta terus menemani,
Malam pergi dan meta tak beranjak pergi.
Cahaya tetap ada dan malam akan kembali.
Cahaya tetap ada dan bertemu malam kembali.
Dawai dawai pesta antara malam dan embun pagi,
Dawai dawai pesta tak seindah di alam mimpi.
Binar binar bintang mulai ada saat pesta berdansa.
Entah apa dan bagaimana.
Tak seirama dengan dawai dan nada.
Malam menunggu usang dan bertemu dengan cahaya.
Segelintir meta berjuang bersamanya
Malam pergi dan meta terus menemani,
Malam pergi dan meta tak beranjak pergi.
Cahaya tetap ada dan malam akan kembali.
Cahaya tetap ada dan bertemu malam kembali.
Dawai dawai pesta antara malam dan embun pagi,
Dawai dawai pesta tak seindah di alam mimpi.
Kuat rasa atau kuat marah
Lari lari awalnya
Senang senang awalnya
Lama lama bicaranya banyak
Lama lama bicaranya rusak
Tolong menolong prinsipnya
Baik hati katanya
Lama lama dirasa - rasa
Lama lama kuat juga suaranya
Awalnya manis, manis sekali
Perasa manis pun angkat tangan manisnya.
Eh..
Ternyata marah, ternyata perasa, ternyata marah, ternyata perasa.
Itu bukan perasa tapi marah.
Itu bukan rasa tapi amarah.
Tak baiklah, tinggalkan saja.
Tak berguna karena kuat marahnya.
Senang senang awalnya
Lama lama bicaranya banyak
Lama lama bicaranya rusak
Tolong menolong prinsipnya
Baik hati katanya
Lama lama dirasa - rasa
Lama lama kuat juga suaranya
Awalnya manis, manis sekali
Perasa manis pun angkat tangan manisnya.
Eh..
Ternyata marah, ternyata perasa, ternyata marah, ternyata perasa.
Itu bukan perasa tapi marah.
Itu bukan rasa tapi amarah.
Tak baiklah, tinggalkan saja.
Tak berguna karena kuat marahnya.
Aku rindu
Mah..
Mamah dimana
Mamah sama siapa
Mamah lagi apa
Aku rindu
Mah..
Aku rindu
Mah..
Aku rindu
Mamah, aku ini anak siapa
Mamah, aku ini mau bagaimana
Aku rindu
Tapi aku tak tau mengapa aku rindu
Aku saja tidak tau apa itu rindu.
Bagus saja kata-katanya,
Karena itu aku suka rindu.
Sepertinya artinya baik,
Sepertinya artinya menyenangkan.
Sepertinya artinya menyimpan hal yang mengenakkan.
Aku rindu mah..
Ajari aku rindu.
Aku ingin rindu, lalu kita bertemu.
Aku ingin rindu, lalu kita bertemu.
Ternyata kipas anginku mati.
Aku tak jadi rindu.
Mamah dimana
Mamah sama siapa
Mamah lagi apa
Aku rindu
Mah..
Aku rindu
Mah..
Aku rindu
Mamah, aku ini anak siapa
Mamah, aku ini mau bagaimana
Aku rindu
Tapi aku tak tau mengapa aku rindu
Aku saja tidak tau apa itu rindu.
Bagus saja kata-katanya,
Karena itu aku suka rindu.
Sepertinya artinya baik,
Sepertinya artinya menyenangkan.
Sepertinya artinya menyimpan hal yang mengenakkan.
Aku rindu mah..
Ajari aku rindu.
Aku ingin rindu, lalu kita bertemu.
Aku ingin rindu, lalu kita bertemu.
Ternyata kipas anginku mati.
Aku tak jadi rindu.
Matanya
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Hanya itu.
Hanya ada kata itu.
Hanya ada bayangan itu.
Bayangan matanya.
Tatapannya yang membuatku ingin selalu menatapnya.
Tiada lamunan yang kunantikan selain melamuni matanya.
Hanya ada bayang penyatuan jiwa bila kutatap matanya.
Hanya ada matanya yang ada pada mata ini.
Sedalam dalamnya mata, hanya ada matanya dalam mata ini.
Aku cinta.
Aku cinta.
Aku lemah tanpanya.
Aku ingin bersamanya.
Dimana saja hanya ada matanya.
Mata dia lelaki yang ada dalam mata ini.
Selamanya.
Doni.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Hanya itu.
Hanya ada kata itu.
Hanya ada bayangan itu.
Bayangan matanya.
Tatapannya yang membuatku ingin selalu menatapnya.
Tiada lamunan yang kunantikan selain melamuni matanya.
Hanya ada bayang penyatuan jiwa bila kutatap matanya.
Hanya ada matanya yang ada pada mata ini.
Sedalam dalamnya mata, hanya ada matanya dalam mata ini.
Aku cinta.
Aku cinta.
Aku lemah tanpanya.
Aku ingin bersamanya.
Dimana saja hanya ada matanya.
Mata dia lelaki yang ada dalam mata ini.
Selamanya.
Doni.
Langganan:
Komentar (Atom)
biarlah
biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pengobat rasa sedihku. biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pelajaranku untuk mengenalmu dihari na...
-
Bagaimana belajar itu aku tak pernah mengetahuinya, yang aku tahu adalah bagaimana ujian itu, bagaimana hasilnya nanti aku akan tetap mela...
-
Udara dingin begitu melekat, menghentikan semua denyut nadi dalam darahku. Beku seketika, tanpa harapan yang pasti, bahkan tanpa tujuan. t...
-
Dari makanan semua berasal, Apa yang kamu makan itulah yang terpancarkan. Yg halal akan menghasilkan kebaikan dan sebaliknya. U...