Malam menerbitkan sinarnya pada mata yang lelah,
Binar binar bintang mulai ada saat pesta berdansa.
Entah apa dan bagaimana.
Tak seirama dengan dawai dan nada.
Malam menunggu usang dan bertemu dengan cahaya.
Segelintir meta berjuang bersamanya
Malam pergi dan meta terus menemani,
Malam pergi dan meta tak beranjak pergi.
Cahaya tetap ada dan malam akan kembali.
Cahaya tetap ada dan bertemu malam kembali.
Dawai dawai pesta antara malam dan embun pagi,
Dawai dawai pesta tak seindah di alam mimpi.
Sabtu, 17 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
biarlah
biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pengobat rasa sedihku. biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pelajaranku untuk mengenalmu dihari na...
-
Udara dingin begitu melekat, menghentikan semua denyut nadi dalam darahku. Beku seketika, tanpa harapan yang pasti, bahkan tanpa tujuan. t...
-
kadang aku merasa semua mungkin saja terjadi. namun kadang semua tak memihakku. ingin rasa aku berjalan di putaran waktu ini. dan ternyat...
-
Bagaimana belajar itu aku tak pernah mengetahuinya, yang aku tahu adalah bagaimana ujian itu, bagaimana hasilnya nanti aku akan tetap mela...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar