Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Aku cinta padanya.
Hanya itu.
Hanya ada kata itu.
Hanya ada bayangan itu.
Bayangan matanya.
Tatapannya yang membuatku ingin selalu menatapnya.
Tiada lamunan yang kunantikan selain melamuni matanya.
Hanya ada bayang penyatuan jiwa bila kutatap matanya.
Hanya ada matanya yang ada pada mata ini.
Sedalam dalamnya mata, hanya ada matanya dalam mata ini.
Aku cinta.
Aku cinta.
Aku lemah tanpanya.
Aku ingin bersamanya.
Dimana saja hanya ada matanya.
Mata dia lelaki yang ada dalam mata ini.
Selamanya.
Doni.
Sabtu, 17 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
biarlah
biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pengobat rasa sedihku. biarlah apa yang kulakukan ini sebagai pelajaranku untuk mengenalmu dihari na...
-
Bagaimana belajar itu aku tak pernah mengetahuinya, yang aku tahu adalah bagaimana ujian itu, bagaimana hasilnya nanti aku akan tetap mela...
-
Udara dingin begitu melekat, menghentikan semua denyut nadi dalam darahku. Beku seketika, tanpa harapan yang pasti, bahkan tanpa tujuan. t...
-
Dari makanan semua berasal, Apa yang kamu makan itulah yang terpancarkan. Yg halal akan menghasilkan kebaikan dan sebaliknya. U...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar